Bupati Iskandarsyah Minta Penguatan Kelembagaan BP FTZ Karimun

KEPRINESIA 20 Jun 2026 11:34 2 min read 36 views By Hamdani
Bupati Iskandarsyah Minta Penguatan Kelembagaan BP FTZ Karimun
Bupati Karimun Ing Iskandarsyah memperlihatkan peta Kawasan Industri Parit Rempak kepada Elen Setiadi, Deputi IV Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI.

Koran Bintan.com | KARIMUN — Bupati Karimun Ing Iskandarsyah mendesak pemerintah pusat untuk memberikan penguatan kelembagaan Badan Pengusahaan (BP) Karimun agar mandiri dan memiliki kewenangan pengelolaan kawasan Free Trade Zone (FTZ) yang optimal.

Penegasan itu disampaikan langsung Iskandarsyah saat menerima kunjungan kerja, Deputi dan Asisten Deputi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, masing-masing Deputi IV Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral, Elen Setiadi, dan Asisten Deputi Pengembangan Mineral dan Batu Bara, Herry Permana, yang melakukan peninjauan lapangan ke kawasan Free Trade Zone (FTZ) Karimun, Sabtu (20/6/2026).

Iskandarsyah mengatakan, kehadiran jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan kawasan FTZ Karimun yang memiliki posisi strategis di jalur pelayaran internasional Selat Malaka.

“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan potensi besar yang dimiliki Karimun, baik dari sisi investasi, industri, maupun sektor pendukung lainnya," kata Iskandar. Dia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat semakin mempercepat pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan daya saing kawasan FTZ Karimun.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan yang didampingi Tim Pengendalian Pencapaian Target Pembangunan Provinsi Kepri, Nurdin Basirun, dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kepri Luki Zaiman Prawira meninjau sejumlah kawasan industri.

Rombongan  berkesempatan melihat dari dekat perkembangan Kawasan FTZ Karimun melalui pemaparan yang disampaikan langsung perusahaan-perusahaan yang beroperasi di FTZ Karimun. Fokus utama peninjauan adalah pengoptimalan kawasan FTZ Karimun yang mencakup tiga wilayah, yakni Kecamatan Meral, Kecamatan Meral Barat, serta Kecamatan Tebing.

Rombongan diajak melihat Kawasan Industri Parit Rempak di Kelurahan Sei Raya, Meral. Parit Rempak akan dikembangkan menjadi pusat kegiatan industri berskala besar berorientasi ekspor.  Kawasan strategis ini terintegrasi langsung dengan pelabuhan dan area pergudangan di sisi barat Pulau Karimun.

Rombongan juga berkesempatan melihat kondisi pelabuhan Malarko yang terletak di Dusun Pelambung, Desa Pongkar, Tebing. Pelabuhan ini merupakan proyek strategis maritim untuk mendorong pengembangan investasi dan dijadikan sebagai pelabuhan Samudera karena letaknya yang cukup strategis.

Turut mendampingi rombongan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kepri, Budiman, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau, Sodikin, Kepala BP Karimun Agusnawarman, Kepala Biro Keuangan BP Batam Siswanto.(ham)

Chat with us on WhatsApp